.
Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan

21 Juni 2012

Tips Belanja Cermat Saat Musim Diskon


wanita belanja diskon
Anda penggemar belanja diskon? Hati-hati, karena pesta diskon sering menguntungkan sekaligus merugikan bagi Anda. Bila Anda cermat berbelanja diskon, maka Anda bisa melakukan penghematan seperti yang diharapkan. Bagi yang ingin memanfaatkan momen pesta diskon untuk menambah isi lemari, maka perhatikan tips belanja berikut ini.

1. Survei lemari dan buat daftar belanja

Survei/periksa lemari Anda sebelum belanja, kalau perlu bongkar dan lihat baik-baik isi lemari Anda. Anda mungkin menemukan barang yang belum pernah dipakai atau lupa kalau pernah membelinya. Jangan sampai Anda malah membeli barang yang sebenarnya sudah Anda punyai. Survei lemari juga bisa membuat Anda membayangkan benda apa kira-kira yang cocok dipadu padan dengan koleksi yang sudah ada. Jangan sampai membeli sesuatu yang belum tentu cocok dengan benda-benda yang sudah ada. 
Setelah itu buatlah daftar belanja. Sebisa mungkin tetaplah bertahan pada daftar tersebut.  Jika memungkinkan, cari tahu harga tersebut saat diskon atau harga di tempat pembelian lain seperti online shop. 
Saat ini kita juga dapat mengetahui jadwal-jadwal diskon dari Googling di Internet. Perhatikan momen-momen khusus yang menawarkan potongan harga lebih, misalnya diskon tengah malam. Ikuti info-info terbaru dari butik/toko/mall incaran Anda melalui jejaring media sosial agar selalu mendapatkan kabar terbaru. 

2. Pilih momen yang tepat 

Jika akan berangkat belanja diskon, usahakan pergi saat awal jam buka ketika toko/mall/butik belum terlalu ramai. Toko/mall pada umumnya memiliki strategi waktu. Setelah lebih dari 4 minggu, biasanya akan digelar potongan diskon tambahan. Sebaiknya tunggu momen ini untuk mendapatkan diskon lebih besar. 

3. Kenyamanan diri tetap penting

Sebaiknya gunakan sepatu yang nyaman, mudah dilepas dan tidak cepat membuat kaki pegal untuk kenyamanan Anda karena antrean pemburu diskon pasti akan sangat panjang. Jangan sampai kenikmatan berburu diskon menjadi berkurang karena kaki Anda cepat pegal.
Untuk meredam nafsu belanja Anda, sebaiknya ajak pasangan atau teman karena pendapat mereka sering kali berharga dan bisa mengingatkan Anda jika sudah terlalu banyak memiliki barang serupa. 

4. Seleksi barang 

Sebelum membeli, sebaiknya Anda coba dulu barang tersebut. Periksalah dengan teliti, apakah resletingnya berfungsi baik, ada kancing yang copot, ada cacat, atau noda di sekitar barang tersebut. Sperti diketahui, beberapa barang bisa masuk kategori diskon karena sudah lewat musimnya, sedangkan beberapa barang  lain bisa jadi karena ada kerusakan atau cacat produksi. 

5. Yang boleh dibeli
 
Pertimbangkan Anda berburu barang berkualitas dengan harga lebih murah karena barang-barang berkualitas biasanya lebih tahan lama. Pilihlah barang dari merek ternama yang mungkin berat bagi Anda membelinya saat harga normal. Prioritaskan pilihan Anda untuk melihat-lihat ke bagian barang-barang yang sulit Anda beli tanpa diskon.

6. Hitung, hitung dan hitung 

Sebaiknya tentukan anggaran sebelum berburu diskon dan buatlah prioritas. Jangan sampai melebihi anggaran yang tersedia, dan kalau perlu lihat kembali prioritas dari poin 5. Jika tetap sulit, potonglah dari anggaran lain yang kurang penting. 
Hitung kembali total biaya yang dikeluarkan untuk sebuah barang. Jika barang tersebut didiskon namun memerlukan biaya tambahan untuk perawatan atau perbaikannya, maka pertimbangkan kembali biaya total untuk barang tersebut. 

Pertimbangkan juga promosi tambahan yang bisa Anda dapatkan. Seringkali toko/mall/butik menggelar diskon khusus untuk kartu anggota, kartu kredit tertentu, atau diskon spesial pada hari dan jam tertentu. Hal yang paling penting adalah selalu ingat bahwa kalau belanja di musim diskon adalah untuk mencari keuntungan sebesar-besarnya, bukan kerugian. 

Demikian tips belanja cermat di saat musim diskon. Semoga bermanfaat dan Happy Shopping :)



Sumber: Yahoo She

15 Juni 2012

Tips Berbusana Bagi Anda yang Berpinggul Lebar


Jennifer Lopez mengalihkan perhatian dari pinggulnya yang lebar
dengan mengenakan gaun leher V rendah (tengah)
atau aksen snake pada leher gaunnya (kanan).
Sumber Foto: Kompas Female

Mungkin Anda merasa proporsi tubuh bagian atas kecil, sementara bagian bawah tubuh lebih besar? Bagaimana membuat tubuh Anda terlihat lebih proporsional sehingga bagian tubuh bawah yang lebar dapat tersamarkan? Simak tips berbusana berikut ini : 

1. Fokuskan pada atasan

Buatlah bagian tubuh atas sebagai perhatian, agar pandangan orang dari tubuh bagian bawah Anda teralihkan. Kenakanlah atasan berwarna cerah atau bermotif berani. Anda juga dapat mengenakan atasan yang memiliki detail seperti kerah besar atau lengan lebar. Atasan yang menonjolkan bentuk bahu juga sangat cocok untuk Anda. Pastikan blus Anda tidak berakhir di pinggul dan membuat orang malah jadi memperhatikan pinggul Anda yang lebar.
2. Kerah terbuka
Atasan atau blus Anda sebaiknya memiliki garis kerah yang terbuka atau dalam, misalnya kerah V. Kerah seperti ini akan membuat tubuh bagian atas Anda terlihat lebih panjang. Kalung panjang dapat ditambahkan untuk mempertegas kesan tersebut.
3. Samarkan dengan jaket
Jaket dapat membuat tubuh atas Anda yang terlihat kecil jadi lebih besar. Gunakan jaket yang panjang, dan berakhir di bawah pinggul. Model ini dapat membuat tubuh Anda terlihat lebih proporsional.
4. Dress
Pilihlah dress yang dapat membuat Anda terlihat lebih proporsional. Sebaiknya hindarilah dress yang menggantung di perut atau pinggul Anda.
5. Celana penyembunyi
Celana yang Anda pilih sebaiknya yang berpotongan tailored yang clean. Pilihan lain adalah memakai celana model flare di bagian bawah. Sebaiknya hindarilah celana berdetail kantung samping atau yang mempunyai detil lipit. Jangan pula mengenakan celana capri (3/4) atau tapered (aksen gulung) karena akan membuat fokus perhatian orang tertuju pada pinggul Anda.
6. Hindarilah rok ketat
Kenakanlah rok model klok atau A-line yang akan membuat Anda terlihat memesona. Rok model pensil atau bodycon yang ketat sebaiknya jangan Anda kenakan. Pilihlah bahan yang kuat sehingga dapat menegaskan tubuh Anda. Biarkan roknya nampak simpel, karena Anda dapat lebih bermain aksesori ataupun atasan yang lebih serasi.
7. Belt atau Sabuk
Sebaiknya kenakanlah belt/sabuk kecil yang sewarna dengan rok/celana ataupun dress Anda. Bila Anda memakai dress dengan sabuk/belt, pastikan Anda memakainya di pinggang, dan bukan di pinggul.


Demikian sedikit tips berbusana bagi Anda yang memiliki pinggul lebar. Semoga bermanfaat.

Sumber: Kompas Female dan Tabloid Nova/Franka

14 Juni 2012

Tips Memilih Warna Jilbab Sesuai Warna Kulit


Dewasa ini semakin banyak Muslimah yang mengenakan jilbab atau kerudung dalam berbusana sehari-hari. Tetapi yang harus disadari adalah bahwa memilih warna jilbab yang sesuai bukanlah hal yang mudah. Selain harus memperhatikan bentuk wajah, disarankan juga  untuk memilih warna jilbab/kerudung  yang  sesuai dengan warna kulit Anda. Warna jilbab yang kurang sesuai dapat membuat  wajah terkesan kusam dan tidak segar. Berikut ini cara memilih jilbab sesuai warna kulit:
1. Warna Kulit Gelap 
Warna-warna netral seperti pastel, lavender, dan warna-warna lembut adalah warna yang tepat untuk pemilik kulit gelap. Warna-warna tersebut akan membuat kulit Anda tampak lebih cerah dan lembut. Sebaiknya hindari penggunaan warna-warna coklat, hitam dan oranye karena akan membuat wajah Anda tampak lebih gelap. Begitu pula dengan warna-warna cerah seperti kuning, hijau tua, merah bata.
2. Warna Kulit Putih
Bagi Anda yang berkulit putih, maka jilbab berwarna gelap dan terang merupakan pilihan yang tepat. Warna kulit yang putih akan terlihat semakin cerah apabila dipadankan dengan warna hitam, ungu, biru, abu-abu, dan merah. Sebaiknya hindari warna-warna yang cenderung pastel, putih, beige dan kuning karena warna-warna tersebut dapat membuat wajah Anda terlihat tampak pucat.
3.  Warna Kulit Kuning Langsat
Bagi yang memiliki kulit kuning langsat, maka sebaiknya memilih jilbab yang berwarna merah, pink, dan biru. Sebaiknya hindari warna-warna bernuansa emas seperti karamel, coklat dan orange.
4. Sesuaikan pilihan warna dengan busana
Satu hal lagi dalam memilih warna jilbab yang sesuai dengan warna kulit Anda adalah menyesuaikan dengan warna busana yang Anda kenakan. Jangan sampai warna-warna yang telah Anda pilih untuk dikenakan ini malah tidak sesuai dengan padu padan busana muslim Anda.
Demikian sedikit tips memilih warna jilbab/kerudung agar sesuai dengan warna kulit Anda. Semoga Anda dapat terlihat lebih cantik dan menawan dalam berbusana muslim untuk kegiatan sehari-hari.. :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...